Selasa, 30 November 2010

Saat Menentukan PiLihan Hidup

~ cuRahan haTiku ~                                                                                          `30-Nov-10`
teMa kali ini ttp berbau ttg pernikahan,,ini memang suatu hal yg amat sangat sensitif sekali..dimana seseorg diharuskan memilih jalan hidupnya,,memilih pasangan hidup yg akan menemaninya selama sisa hidupnya, tnp bergantung lg dg keluarga, ortu ataupun saudara2 lainnya... Jangan dikira seseorang yang smp sekarang mungkin blm menikah di umurnya yg seharusnya sudah waktunya membina keluarga berkisar 24 keatas, santai saja tnp memikirkan 1 hal itu,,,justru amat dipikirkan sekali, memberatkan pikiran&hatinya... dirinya jika melihat orang lain entah saudara /  temannya menikah, dalam hati kecilnya aq bisa menebak pasti sangat iri sekali, dan ingin seperti mereka... tapi g`semudah membalikkan telapak tangan ternyata dalam hal mencari jodoh, apalagi seperti aq ini yg amat jarang sekali merasakan gmn itu pacaran /  mengenal lebih dekat lawan jenis lalu mnjadi pasangan.... jaraaaangg sekali, dan lagi bukannya aq menginginkan pacaran,, aq tau pacaran itu lebih banyak mudharatnya.. pling tidak jika ada seseorang yg dirasa menyenangkan, nyambung dlm obrolan, memiliki keinginan yg sama, baik, asyik, bisa diajak berbagi, dan seiman yg plg utama serta memiliki keahlian/giat bekerja,, itu sudah ckup bisa untuk diajak serius ke dlm hubungan alias menikah.. Yang mmberatkan dsini adalah, dmn masih ada perjodohan yg dbumbui dgn adat2 dicampurbaurkan dg Islam, istilahku dsini Islam Arab...itu yg mmbuat kesenjangan dan ketidaknyamanan... dengan alasan itu sudah adat-istiadat,,,belum lagi pilihan ortu yg ditambahkan dgn "nurut aj sma pilihan ortu nanti psti hdupnya enak"... sebentar....dsini qt anak ttp hormat dan patuh,,,ortu memang mempunyai hak menentukan pilihan utk anaknya dgn alasan kebahagiaan utk masa depan..tp dsini yg lbih berhak ya ttp anak`lah yg mnjalani kehidupan itu sendiri...kita lihat realita saja kehidupan setelah menikah, jgn buru2 melihat kehidupan masa depan,,,itu rahasia Allah, qt tidak tau apa yang akan terjadi di masa depan... Semua org aq yakin psti menginkan menikah membina keluarga sendiri (justru itu impianku dari jaman aq masih sekolah-kuliah)....yang perlu dipikirkan kehidupan 1 hari setelah dibacakannya ijab-qabultu nikaha,,itu yg penting! kita bahagia tidak dengan pasangan pilihan kita, atau jangan sampai dengan pilihan itu justru memberatkan kita yang akhirnya membuat kita terpaksa dengan pilihan itu, seolah-olah tidak ada kesempatan kita untuk menolaknya.. tidak bisa membayangkan bagaimana tersiksanya hidup menikah dengan seseorang yg bukan pilihan/keinginan dari hati kita... yakin tidak akan bisa bahagia batin ini... aq ambil contoh, ada 1 kerabat yg umurnya masih jauh dibawahku mgkn beda 2-3 tahun..namun dia sudah menikah dan dikarunia 1 orang anak sekarang...suami dia beda umur jauuuh bgt entah >10 tahun sepertinya... setiap kali aq lihat foto2 terbaru dia, bersama keluarga dan saudara2nya, tak ada sedikitpun senyuman terpancar diwajahnya.. aq berfikir sendri apa mungkin dia tertekan dgn pilihannya itu, mgkn mengiyakan pilihan ortu dulunya... aq ulang lagi aq lihat pose2 lainnya foto mereka, benar tak ada sedikit senyuman dibibirnya... MasyaAllah apa yg terjadi,,, aq tidak menginginkan seperti itu nantinya..Ya Allah...moga ortuku tidak akan memaksakan kehendaknya untukku,,beri aq kesempatan utk blg iya atau tidak,,jgn dharuskan blg iya jika hatiku bertolak belakang dan menentangnya...
Aq hanya perlu waktu menyampaikannya maksud dri hatiku agar ortu mau mngerti.... Save Me May Allah, Give Me Patienly....(-_-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar